Wednesday, February 18, 2009
Menunggu
Satu lagi periode menunggu. Kali ini bisa ada intervensi meski memilih enggan. Entah kenapa kesan buruk di mula, tak juga enyah. Tandatangan dan waktu yang kian merapat. Sungguh kombinasi yang membuat resah. Ia memang bisa saja mengambil jalan sulit. Membenarkan semua kata buruk. Namun seorang pendidik takkan berpikiran sempit bukan?
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
A Letter to Papa
Dear Papa, It should be your 73rd birthday on the third of January. I could only send you Al-Fatihah and pray that Allah SWT always protect ...
2 comments:
siapa yang bikin susah yut? masalah beasiswa ya? gua jadi ikutan tegang!
biasa diputer-puter, untuk dapet satu tandatangan aja, harus muter-muter dari rektorat, kaprodi, ketua KK, dekan, dan balik lagi ke rektorat :(
Post a Comment