Thursday, June 19, 2014
Kemala
Caranya tersenyum membuat Kemala teringat pada Rangga. Ia kangen senyum itu, senyum yang ia peroleh tiap kali ia merasa hilang. Bagi Kemala, senyum Rangga adalah rumah, ia tahu ia akan baik-baik saja tiap kali melihat Rangga tersenyum seperti itu padanya. Dan kini Rangga ada entah dimana, tiga bulan berlalu tanpa kabar dan ia tahu ia harus melanjutkan hidup.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
A Letter to Papa
Dear Papa, It should be your 73rd birthday on the third of January. I could only send you Al-Fatihah and pray that Allah SWT always protect ...
No comments:
Post a Comment