Beberapa pesan singkat kembali membawaku ke lalu. Lucu bagaimana sebait kata bisa membawa imaji melesat jauh. Apa yang terjadi pada waktu? Bagaimana ia bisa menciptakan begitu banyak ruang? Begitu banyak hal terjadi semenjak irisan terakhir kali. Ribuan persimpangan yang tergenapkan dengan pilihan.
Bagaimana jika aku kembali dan mengubah salah satu jawaban, apa yang terjadi pada kini?
Ah, selalu menyenangkan mendapatkan kabar dari lalu
Thursday, February 25, 2010
Saturday, January 30, 2010
Waktu
Tak terasa dua bulan nyaris berlalu. Baru kemarin rasanya semua hiruk pikuk itu kulewati. Kini awam menjadi teman. Segala hal yang mulanya asing perlahan menampakan sisi lain. Regularitas baru, tantangan dan beragam orang yang mulanya tak pernah kubayangkan. Menikmati saat-saat naik sepeda menembus salju tanpa terganggu asap knalpot atau udara segar tanpa asap rokok yang membuat baju bau dan napas sesak. Kota tanpa sampah bertebaran atau kantong plastik dari supermarket. Lalu lalang manusia yang senantiasa mengucap sapa kala berpapasan di jalan. Dunia tampak begitu damai dan penuh pengharapan.
Akhir minggu adalah saat semua meninggalkan pekerjaan. Jalan-jalan ke kota dengan sepeda. Menembus hawa dingin dengan cengkrama hangat penuh tawa. Belanja keperluan seminggu, melihat-lihat baju dan diakhiri dengan makan di sebuah restoran. Minggu main badminton. Aktivitas lain yang membuat hidup tak hanya monoton di depan laptop untuk menonton.
Ah, dunia memang senantiasa memiliki kode rahasia untuk disibak bukan?
Akhir minggu adalah saat semua meninggalkan pekerjaan. Jalan-jalan ke kota dengan sepeda. Menembus hawa dingin dengan cengkrama hangat penuh tawa. Belanja keperluan seminggu, melihat-lihat baju dan diakhiri dengan makan di sebuah restoran. Minggu main badminton. Aktivitas lain yang membuat hidup tak hanya monoton di depan laptop untuk menonton.
Ah, dunia memang senantiasa memiliki kode rahasia untuk disibak bukan?
Tuesday, December 15, 2009
Salah Tempat
Untuk beberapa hal ... aku merasa salah tempat. Orang-orang dengan bahasa asing. Beda dunia. Re-start. Kembali dari titik nol. Salah teori. Tak sama ontologi. Kenapa tak diluruskan dari awal? Kenapa menerima proposal kualitatif jika akhirnya harus berubah menjadi kuantitatif? Tak ada pemikiran yang aku kenali. Aku merasa asing ...
Jika tak suka bilang. Dan memang itu sudah aku lakukan, kemarin. Ini bukan masalah bisa atau tidak, tapi pilihan. Setelah mencoba mengerti, membaca beberapa referensi, aku sampai pada titik nol satu, biner.
Ah entahlah, tidak mau memutuskan terlalu cepat ...
Jika tak suka bilang. Dan memang itu sudah aku lakukan, kemarin. Ini bukan masalah bisa atau tidak, tapi pilihan. Setelah mencoba mengerti, membaca beberapa referensi, aku sampai pada titik nol satu, biner.
Ah entahlah, tidak mau memutuskan terlalu cepat ...
Saturday, December 12, 2009
Enschede
"He is very keen to you. Haven't you read the 20% arrangement?"
"No, not yet. I just read that I will have to teach. I don't know whether it include the 20% part or not."
"Well, I heard you have talk a lot through emails. If you want me to be involved, you have to include me into the conversation."
I don't why he is very enthusiast on me. The other thing surprised me is when my co-supervisor told me that she already heard good things about me. Well, I prefer to be the underdog rather than someone great. I'm a perfectionist. I already have a publication, but it is easier to do things based on what I liked and try everything without afraid on what people are going to think about me.
So until now, I still don't know what my supervisor is thinking about me. I guess he put a little too much expectation on me. But as my co said, by making paper I can get his heart, and women have to learn how to get men's heart :)
"No, not yet. I just read that I will have to teach. I don't know whether it include the 20% part or not."
"Well, I heard you have talk a lot through emails. If you want me to be involved, you have to include me into the conversation."
I don't why he is very enthusiast on me. The other thing surprised me is when my co-supervisor told me that she already heard good things about me. Well, I prefer to be the underdog rather than someone great. I'm a perfectionist. I already have a publication, but it is easier to do things based on what I liked and try everything without afraid on what people are going to think about me.
So until now, I still don't know what my supervisor is thinking about me. I guess he put a little too much expectation on me. But as my co said, by making paper I can get his heart, and women have to learn how to get men's heart :)
Wednesday, December 09, 2009
Ketika Chaos Merindukan Chaos
Ketika otomatisasi membuat semuanya tampak terlalu sempurna. Mesin pembuat kopi. Fotokopi, print, email terintegrasi. Karcis dari mesin-mesin raksasa. Mobil-mobil dengan jumlah penumpang dua. Anehnya aku justru paling mudah beradaptasi dengan makanan. Tak ada sakit maag. Tak ada kerumitan karena beragam bumbu yang membuat perut bergolak. Datar.
Senada awan yang tak kunjung bergerak. Mencurahkan hujan atau hanya memamerkan abu dari pagi hingga petang. Hari berlalu dengan kejadian-kejadian kecil yang penuh dengan kesendirian. Kalau dulu aku menikmati perjalanan sunyi dari satu tempat ke tempat lain, sekarang aku mulai merindukan cengkarama dan gosip. Ya, aku merindukan in-efisiensi. Kala semuanya dilakukan atas nama produkstivitas, kemanusiaan kehilangan makna.
Tentu saja ada teman di kampus. Sangat menolong adalah istilah yang tepat. Tapi hangat kadang tak didefinisikan dengan bagaimana efektifnya sesuatu bekerja. Ada berbagai hal clumsy yang mengundak gelak atau hanya menjadi penanda identitas. Tak seragam. Tak salah. Hanya berbeda.
Senada awan yang tak kunjung bergerak. Mencurahkan hujan atau hanya memamerkan abu dari pagi hingga petang. Hari berlalu dengan kejadian-kejadian kecil yang penuh dengan kesendirian. Kalau dulu aku menikmati perjalanan sunyi dari satu tempat ke tempat lain, sekarang aku mulai merindukan cengkarama dan gosip. Ya, aku merindukan in-efisiensi. Kala semuanya dilakukan atas nama produkstivitas, kemanusiaan kehilangan makna.
Tentu saja ada teman di kampus. Sangat menolong adalah istilah yang tepat. Tapi hangat kadang tak didefinisikan dengan bagaimana efektifnya sesuatu bekerja. Ada berbagai hal clumsy yang mengundak gelak atau hanya menjadi penanda identitas. Tak seragam. Tak salah. Hanya berbeda.
Perjalanan Sunyi
rindu bising ...
pada hiruk pikuk ketawa
segala canda
kehangatan keluarga
dan kemudian mencoba mere-definisikan semua langkah yang mengantarkan aku pada sebuah titik mula. kesempatan yang memberikan aku kesempatan untuk menentukan apa inginku dan bagaimana semua akan dijalankan. orang-orang baru. regularitas baru. keindahan baru. dan kebaikan baru.
pada hiruk pikuk ketawa
segala canda
kehangatan keluarga
dan kemudian mencoba mere-definisikan semua langkah yang mengantarkan aku pada sebuah titik mula. kesempatan yang memberikan aku kesempatan untuk menentukan apa inginku dan bagaimana semua akan dijalankan. orang-orang baru. regularitas baru. keindahan baru. dan kebaikan baru.
Tuesday, November 24, 2009
Bicara Tentang Hati
... yang tak sepenuhnya lagi menapak bumi ...
melayang ke negeri setengah tenggelam
membawa angan jauh melayang
meninggalkan kenangan tak lekang
membawa angan jauh melayang
meninggalkan kenangan tak lekang
Monday, November 02, 2009
Memilih
Kadang berarti memantapkan hati dengan tak lagi berpaling pada yang lain. Namun adakalanya memilih adalah bagian dari perjalanan hidup yang mengantarkan seorang anak manusia pada pilihan-pilihan lainnya sehingga satu kesalahan akan membuat seorang kian dewasa. Bukan pilihan akhir yang menjadi bermakna, melainkan bagaimana suatu peristiwa bisa menjadi bekal untuk menjadi lebih baik.
Mungkin beda dengan komitmen. Aku telah memberikan kata-kataku dan sejak itu sebuah mantra telah membelenggu. Karena itu kata menjadi mahal.
Mungkin beda dengan komitmen. Aku telah memberikan kata-kataku dan sejak itu sebuah mantra telah membelenggu. Karena itu kata menjadi mahal.
Friday, October 23, 2009
Thursday, July 30, 2009
Cinta
Akankah tindakan mengerucut pada satu titik? Kepingan-kepingan kecil yang dirasa tidak bermakna ketika disusun akan menyajikan suatu rupa yang tidak disangka. Hidup yang dijalani dengan langkah-langkah kecil tanpa rencana namun pada suatu ujung melahirkan pemaknaan. Dalam memilih pasangan hidup, bekerja, mewujudkan apa yang ada di benak, dengan keinginan yang kadang menyentak kadang jenuh.
Wednesday, July 15, 2009
Jika
Jika
Hidup menawarkan ingatan abadi,
akankah kau berkata ya?
Jika
Kau mampu membaca pikiran,
akankah kau memilih tahu?
Jika
Waktu memberimu kebebasan,
akankah kau berbalik arah?
Hidup menawarkan ingatan abadi,
akankah kau berkata ya?
Jika
Kau mampu membaca pikiran,
akankah kau memilih tahu?
Jika
Waktu memberimu kebebasan,
akankah kau berbalik arah?
Subscribe to:
Posts (Atom)
A Letter to Papa
Dear Papa, It should be your 73rd birthday on the third of January. I could only send you Al-Fatihah and pray that Allah SWT always protect ...
-
Is technological failure a good thing? This question crossed my mind when I attended a lunch lecturer on nano-technology and development. Th...
-
"Jadi apa yang kamu cari?" "Somebody who can complete me .." "Come on, be serious." "I am serious. I w...