Thursday, April 13, 2017
Rasa
Andai rasa sejalan dengan logika, mungkin hidupnya takkan serumit ini. Jatuh cinta pada orang yang memiliki keinginan serupa. Menjadikan beda sebagai warna dan bukan dalih untuk tidak bersama. Hal yang paling ia rindukan dari sendiri mungkin tiadanya ruang untuk mengungkapkan rasa. Karena meski semesta tahu melalui pinta yang ia bisikan pada udara, ia senang melihat perubahan raut wajah dia ketika mendengar kata sayang terucap dari bibirnya.
Thursday, April 06, 2017
Ruang Rasa
Belakangan ini aku baru menyadari bagaimana kenangan terikat pada jejak fisik. Tulisan, dokumen, lagu dan benda-benda yang terikat pada suatu masa kala semuanya berbeda. Irisan dengan jejak tersebut membawa sedikit sendu, akan sesuatu yang tak lagi menjadi bagian keseharian. Tapi mungkin itulah yang menarik dengan rasa karena meski ingatan bekerja dengan fungsi kontinu, rasa bekerja secara diskrit dan biner. Kau mungkin saja masih mengingat sebuah peristiwa tapi perasaanmu terhadap peristiwa itu sudah tak lagi sama. Begitupula rasa terhadap orang-orang yang ada didalamnya. Rasa yang dulu ada, kini berganti rasa biasa. Kau bisa membicarakan kenangan itu layaknya menonton sebuah episode film, kau tak lagi emosional.
Saturday, March 25, 2017
Amnesia
Pekan lalu penyedia surat elektronik yang acap aku gunakan mengabarkan bahwa kotak suratku sudah terlampau penuh. Surat elektronik baru tak bisa lagi masuk. Karena enggan memilah satu persatu dan membuka kotak Pandora bernama kenangan, akhirnya aku memilih cara cepat, menghapus semua sent items. Entah kenapa ada banyak surat di kotak masuk yang turut terhapus, percakapanku dengan almarhum pak Samaun, surat dengan beberapa profesor dan surat-surat pribadi yang aku biarkan ada. Membiarkan mereka ada memberiku rasa nyaman untuk alasan yang tidak terjelaskan. Menjadi bagian dari sejarah, tercatat, tapi tidak untuk dibuka.
Mungkin sudah saatnya surat-surat itu tak lagi menjadi bagian dari kotak suratku. Membiarkan jejak fisik hilang dan mungkin dengan sedikit keberuntungan, turut menghapus jejak dalam ingatan. Amnesia atas beberapa kenangan yang kadang menyeruak tanpa bisa aku cegah. Menimpa satu kenangan dengan kenangan lain yang lebih baru. Melangkah ke depan.
Mungkin sudah saatnya surat-surat itu tak lagi menjadi bagian dari kotak suratku. Membiarkan jejak fisik hilang dan mungkin dengan sedikit keberuntungan, turut menghapus jejak dalam ingatan. Amnesia atas beberapa kenangan yang kadang menyeruak tanpa bisa aku cegah. Menimpa satu kenangan dengan kenangan lain yang lebih baru. Melangkah ke depan.
Monday, March 20, 2017
Pada Suatu Masa
Kala 'kita' masih memiliki makna. Saat menatap matanya mengirimkan sejuta kupu-kupu ke perutmu dan kau merasa dunia penuh warna. Ketika kau mengenali seseorang dari kejauhan karena geraknya menjadi bagian dari dirimu sendiri. Kau menjadi terikat pada suatu ritual. Kau dan dia yang melebur menjadi kita. Murammu tiada kala bersamanya. Resah tenggelam ketika dia memancarkan kesedihan dan yang ingin kau lakukan adalah menjadi lebih baik, untukmu dan terutama, untuknya. Karena bahagiamu adalah bahagianya.
Thursday, March 16, 2017
Kemala
Entah kenapa ia tak pernah percaya pada hal yang sempurna. Ia lebih menyukai buku yang agak mengembang karena telah dibaca daripada buku rapih di etalase toko. Menurutnya, sempurna itu dingin. Dan itulah yang ia rasakan pada Ikra, semua kriteria yang ia bayangkan ada pada seorang pria ada pada Ikra. Ia menawarkan kemapanan, rasa aman, cerdas dan tampan. Sebuah gambaran akan sempurna. Tapi entah kenapa semua hal itu tak membuatnya merasa yakin. Ketika bertemu dengannya ia merasa nyaman tapi ia tak menantikan saat untuk bertemu dengannya lagi. Kalau ada kata yang tepat menggambarkan relasi mereka, mungkin efisien adalah kata yang tepat. Dunia mereka banyak beririsan. Teman-teman Ikra menyukai Kemala dan sebaliknya. Mereka sangat fungsional bersama, namun ia merasa hampa.
Hidup seharusnya sederhana. Ikuti logika dan semuanya akan baik-baik saja. Ambil keputusan-keputusan strategis dan ia akan jauh dari tangis. Tapi semua pemahaman ini tetap tak meyakinkannya untuk berlabuh.
Sunday, March 12, 2017
Tentang Rasa
Entah bagaimana perbincangan yang mulanya tentang pekerjaan beralih menjadi tentang rasa. Tentang bagaimana jatuh cinta bisa terasa menyesakkan. Kala salah satu pihak berhenti berusaha, memilih titik alih-alih koma. Dan bahagia menjadi kata yang begitu membingungkan karena apa yang kau inginkan menjadi seperti belati baginya. Tajam dan menyakitkan. Pada akhirnya membebaskan merupakan satu-satunya cara untuk mempertahankan kewarasanmu dan mengembalikan ceria pada wajahnya. Karena mulanya itulah yang membuatmu jatuh cinta, wajah ceria dia.
Apa yang salah? Hal-hal kecil yang dulu menjadi perekat kini menjadi berat. Kau mencoba bertahan tapi rasa itu telah padam. Raut wajahnya yang senantiasa tersenyum ketika melihat dirimu menunggunya kini tiada. Perbincangan tak lagi sama. Binar dan tawa tergantikan luka dan hal-hal teknis yang harus diselesaikan. Bagaimana kau bisa bertahan jika saat kau memandangnya yang kau lihat adalah luka yang menganga?
Apa yang salah? Hal-hal kecil yang dulu menjadi perekat kini menjadi berat. Kau mencoba bertahan tapi rasa itu telah padam. Raut wajahnya yang senantiasa tersenyum ketika melihat dirimu menunggunya kini tiada. Perbincangan tak lagi sama. Binar dan tawa tergantikan luka dan hal-hal teknis yang harus diselesaikan. Bagaimana kau bisa bertahan jika saat kau memandangnya yang kau lihat adalah luka yang menganga?
Saturday, March 11, 2017
Dance
"What do you want?"
"Does it make sense if I tell you, I'll know it once I find it."
"Is this a sort of looking for a missing piece?"
"Initially I thought that is how it supposes to work, to find a person who can complete me. But if you taking that type of analogy, it means you build your assumption on a static relation. You have a list of criteria on what you want from a partner and vice versa. Compatibility is being valued based on a checklist on how the criteria match. But a relation is something dynamic, you try to make it works. It is more like a dance rather a piece of puzzle. In dancing, both you and your partner try to adjust each other's strengths and weaknesses to create a beautiful choreography, whereas in a puzzle, you kind of start from the end since you already know the type of picture you want to achieve."
"So for you the most important thing is commitment since everything else is a process?"
"Unfortunately no. Similar with a dance partner, some persons are just not meant to be. There is no scientific explanation for this, but since this about heart, you have to follow what your heart told you."
"You don't believe in a list. Are you suggesting dating? How do you know then?"
"I do not think dating is the answer. For me dating is like a Zeno's Paradox, each time you think you know the person better, the more you find out some new things about the person. The process is indefinite. The other thing about dating is that it involves feelings, which once it ends, is devastating."
"So how do you know?"
"By talking face to face for hours and looking the other person straight to the eyes. I need to know whether I can trust the person or not."
"Does it make sense if I tell you, I'll know it once I find it."
"Is this a sort of looking for a missing piece?"
"Initially I thought that is how it supposes to work, to find a person who can complete me. But if you taking that type of analogy, it means you build your assumption on a static relation. You have a list of criteria on what you want from a partner and vice versa. Compatibility is being valued based on a checklist on how the criteria match. But a relation is something dynamic, you try to make it works. It is more like a dance rather a piece of puzzle. In dancing, both you and your partner try to adjust each other's strengths and weaknesses to create a beautiful choreography, whereas in a puzzle, you kind of start from the end since you already know the type of picture you want to achieve."
"So for you the most important thing is commitment since everything else is a process?"
"Unfortunately no. Similar with a dance partner, some persons are just not meant to be. There is no scientific explanation for this, but since this about heart, you have to follow what your heart told you."
"You don't believe in a list. Are you suggesting dating? How do you know then?"
"I do not think dating is the answer. For me dating is like a Zeno's Paradox, each time you think you know the person better, the more you find out some new things about the person. The process is indefinite. The other thing about dating is that it involves feelings, which once it ends, is devastating."
"So how do you know?"
"By talking face to face for hours and looking the other person straight to the eyes. I need to know whether I can trust the person or not."
Tuesday, March 07, 2017
Sunday, March 05, 2017
Dia
Bagaimana jika ini bukan tentang apa tapi tentang rasa? Tentang bagaimana hal-hal kecil yang tidak pernah kau pikirkan sebelumnya menjadi satu-satunya kepastian dalam hidupmu. Tentang senyumnya yang membuatmu merasa semua baik-baik saja, tatapan mata yang membuatmu merasa aman dan hanya dengan melihat wajahnya, kau tahu kau berada di tempat yang tepat. Ketika kau menemukannya, kau akan tahu. Tanpa penjelasan, tanpa kata-kata. Sebuah pemahaman yang dikirimkan semesta untukmu begitu saja.
Friday, March 03, 2017
Good bye
You deserve to have so much more
I can feel your heart and I sympathize
And I'll never criticize all you've ever meant to my life
Subscribe to:
Posts (Atom)
A Letter to Papa
Dear Papa, It should be your 73rd birthday on the third of January. I could only send you Al-Fatihah and pray that Allah SWT always protect ...
-
Is technological failure a good thing? This question crossed my mind when I attended a lunch lecturer on nano-technology and development. Th...
-
"Jadi apa yang kamu cari?" "Somebody who can complete me .." "Come on, be serious." "I am serious. I w...