Ia mencoba memikirkan makanan yang enak. Namun memvisualisasikan dirinya makan sendiri hanya membuat kursi kosong di hadapannya kian terlihat jelas.
Thursday, January 12, 2012
Andre
Setelah beberapa malam makan dengan pasta. Malam ini ia memutuskan untuk makan nasi. Biasanya ia tak suka membiarkan kesibukan memasak memenuhi harinya, namun setelah makan malam sendiri terasa demikian hampa, ia berharap kenangan mampu menambah sedikit rasa. Melewati kerumitan mengiris dan mengaduk demi mendapatkan ritme yang dulu diisinya bersama. Kalau dulu roti dan sup panas sudah cukup membuat harinya berwarna, kini ia membutuhkan kerumitan untuk membuatnya puas.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
A Letter to Papa
Dear Papa, It should be your 73rd birthday on the third of January. I could only send you Al-Fatihah and pray that Allah SWT always protect ...
-
Is technological failure a good thing? This question crossed my mind when I attended a lunch lecturer on nano-technology and development. Th...
-
"Jadi apa yang kamu cari?" "Somebody who can complete me .." "Come on, be serious." "I am serious. I w...
No comments:
Post a Comment