Wednesday, March 02, 2005

Sho

Apakah kau sedang marah? Kalau tidak kenapa kau membuatku terengah-engah. Untung saja aku tak jadi sasaran amarah, karena tadi dosennya ramah. Katakan saja, agar aku tak perlu mereka-reka salah. Terlalu beratkah bebanmu hingga kau menyerah lelah, atau kini kau telah menjadi pembantah? Sho, mari kita selesaikan masalah ini dengan amanah, biar sumpah serapah tak tumpah ruah. Kalau kau sedang gundah, kau dapat menjadikanku tempat sampah bagi segala kisah. Kau juga boleh menuntut hadiah. Tapi bagaimana aku dapat tergugah, jika kau hanya diam tak berubah.
Damai Sho, kukibarkan bendera putih tanda menyerah.

NB:Parah, tadi pagi si Shogie(motor gw) ngga bisa distater. Alhasil gw naik angkot dan telat banget.

1 comment:

imponk said...

pepatah bilang; biar lambat asal selamat. motornya ikutan demo bbm kali...

A Letter to Papa

Dear Papa, It should be your 73rd birthday on the third of January. I could only send you Al-Fatihah and pray that Allah SWT always protect ...