Wednesday, November 23, 2005

Rubah

“Jika kau menjinakkanku, warna jagung yang keemasan akan dapat mengingatkanku akan dirimu. Aku kemudian akan dapat mulai menyukai suara angin yang berhembus di ladang jagung....”
Maka Pangeran Kecil pun menjinakkan si Rubah. Dan ketika saatnya untuk pergi telah menjelang, inilah yang terjadi.
“Oh!”, isak si Rubah. “Aku akan menangis.”
“Ini salahmu sendiri,” kata Pangeran Kecil. “Aku tidak pernah bermaksud untuk menyakitimu. Tapi kau sendiri yang memintaku menjinakkanmu.”
“Aku tahu,” jawab si Rubah.
“Dan kau tidak memperoleh apa-apa dari semua yang terjadi ini!”
“Tidak, aku sudah memperoleh sesuatu darinya,” bantah si Rubah, “yaitu kenangan atas warna ladang jagung.”
(Rubah dan Pangeran Kecil, Exupery)

NB: ngga tau rasanya bakal sesedih ini, tampaknya aku harus belajar banyak dari si rubah...

1 comment:

Yustika said...

hmmmmm...

u go, girl!

A Letter to Papa

Dear Papa, It should be your 73rd birthday on the third of January. I could only send you Al-Fatihah and pray that Allah SWT always protect ...